Beranda Persalinan Tips Pulih Dengan Cepat Dari Operasi Caesar

Tips Pulih Dengan Cepat Dari Operasi Caesar

Pasca persalinan caesar bisa menjadi waktu yang menantang bagi bunda dan keluarga. Ingat, masa ini bisa menjadi lebih sulit bagi bunda yang menjalani operasi caesar. Oleh sebab itu, penting bagi bunda untuk merawat diri hingga benar-benar pulih total.

Lalu hal apa saja sih yang harus bunda perhatikan setelah menjalani operasi caesar? Nah, berikut ini yang bisa bunda lakukan untuk mempercepat proses pemulihan pasca operasi caesar.

Perawatan Fisik Setelah Caesar

Ada beberapa hal yang bisa bunda lakukan untuk mempercepat proses pemulihan pasca operasi caesar, seperti:

  • Bangun dari Tempat Tidur

Pada 24 jam pertama setelah operasi caesar, bunda akan disarankan untuk bangun dari tempat tidur atau pergi ke kamar mandi. Kondisi ini membantu memulai proses pemulihan pasca operasi caesar. Di samping itu, tindakan ini bisa membuat bunda terbiasa bergerak dengan sayatan. Ingat, bergeraklah secara perlahan. Sebab, bunda mungkin dapat mengalami pusing atau sesak napas.

  • Saran untuk Berkemih

Berkemih setelah kateter dilepas kadang-kadang bisa terasa sakit. Untuk itu, mintalah tips atau saran dari perawat atau petugas kesehatan agar lebih mudah untuk berkemih

  • Minta Saran Dokter

Jangan ragu untuk bertanya pada dokter mengenai cara menangani rasa sakit setelah operasi caesar. Bila obat menjadi pilihan utama bunda, mintalah resep dan informasi efek sampingnya bagi bunda dan Si kecil (bila bunda memberikan ASI). Jika bunda tidak mau mengonsumsi obat-obatan, tanyakan pada dokter cara alternatif yang aman untuk bunda dan bayi.

  • Gunakan Bantalan Menstruasi

Rahim bunda memulai proses “involusi”, penyusutan uterus ke ukuran sebelum hamil. Di kondisi ini, bunda dapat mengalami pendarahan hebat atau lokia (darah nifas/perdarahan postpartum). Kondisi ini bisa berlangsung selama 6 minggu. Oleh sebab itu, cobalah sediakan bantalan menstruasi (absorbent menstrual) agar darah terserap dengan baik. bunda bisa memperoleh absorbent menstrual yang seharusnya disediakan oleh rumah sakit. Ingat, jangan menggunakan tampon dalam kondisi ini.

  • Berjalan Secara Perlahan

Berjalanlah secara perlahan dan hati-hati di sekitar rumah sakit. Bila tidak memungkinkan, setidaknya gerakanlah kaki, tangan, atau tubuh secara perlahan. Kedua hal ini bisa membantu mempercepat pemulihan pasca operasi caesar

Setelah Tiba di Rumah

Meski sudah diperbolehkan pulang, ada beberapa hal yang mesti ibu perhatikan, seperti:

  • Hindari Aktivitas Berat

bunda disarankan untuk meminimalkan aktivitas harian, sampai dokter menyarankan untuk meningkatkan aktivitas tersebut. Di samping itu, hindari mengangkat sesuatu yang lebih berat daripada bayi bunda.

  • Amati Pendarahan Lokia

Pendarahan lokia atau darah nifas seiring waktu dapat meningkat, bergantung dari aktivitas dan perubahan posisi tubuh. Amati perdarahan tersebut sebagai ukuran atau cara untuk memastikan bawa bunda tidak terlalu banyak beraktivitas.

Lokia akan berubah dari waktu ke waktu. Awalnya bisa berwarna merah muda pucat atau warna merah tua, dan akhirnya menjadi warna kekuningan atau terang.

  • Terhidrasi

Pastikan tubuh mendapatkan cairan agar terhidrasi dan konsumsi makanan sehat (kaya serat) agar terhindar dari sembelit. Setelah operasi caesar, bunda perlu menghindari mengejan terlalu keras saat buang air besar untuk menghindari sakit pada luka jahitan.

  • Konsumsi Makanan Sehat

Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan sehat yang mengandung vitamin dan nutrisi. bunda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C untuk membantu proses pemulihan sekaligus mencegah infeksi.

  • Rawat Luka Bekasi Jahitan

Proses penyembuhan luka jahitan sebenarnya bisa dilakukan dengan cepat asal bunda juga merawat luka bekas jahitan dengan baik. Penyembuhan luka bisa dilalui dengan cepat asal luka tidak mengalami infeksi. Jaga kebersihan luka hingga luka benar-benar sembuh total.

Jangan lupa untuk rajin melakukan pengecekan ke dokter setelah proses melahirkan. Di samping itu, amatilah demam atau rasa sakit yang muncul karena keduanya bisa menjadi tanda dari infeksi.