Beranda Anak Cara Mengatasi Anak Yang Susah Makan

Cara Mengatasi Anak Yang Susah Makan

Mengetahui anak yang sulit makan akan membuat Bunda khawatir akan pemenuhan gizi sang buah hati. Untuk mengetahui mengapa anak sulit makan Bunda dapat memahami artikel sebelumnya dengan link mengapa anak susah makan?

Setelah Bunda mengetahui penyebab dari anak tidak nafsu makan, Bunda dapat mencoba cara berikut untuk mengatasi anak sulit makan, antara lain:

  • Apabila anak terlalu mengantuk dan sulit dibangunkan saat diberi makan, beri pijatan agar anak terbangun dan bisa makan dengan baik.
  • Berikan pujian apabila dapat menghabiskan makanannya, ini untuk memotivasi anak-anak dalam memenuhi jumlah makanan yang sesuai dengan kebutuhannya.
  • Anak terlalu rewel dan sulit diberi makan; ajak anak ke kamar yang sunyi atau gendong anak selama makan.
  • Anak pilih-pilih makanan (contoh : tidak suka sayur), maka ada 2 pilihan yaitu:
  1. Jika anak tidak suka sayur tetapi masih suka telur, maka Bunda dapat mencampurkan sayur saat membuat telur dadar, sehingga sayurnya tidak terlalu nampak oleh anak dan anak jadi mau makan.
  2. Sajikan makanan dengan bentuk yang menarik.
  • Apabila anak terbiasa mengkonsumsi jajanan seperti ciki, permen atau makanan sejenis, maka bisa diganti dengan makanan ringan yang lebih sehat dan mengenyangkan seperti puding, buah, susu, roti, biskuit, buah-buahan agar kebutuhan gizi anak juga dapat terpenuhi.
  • Jangan berikan makanan ringan mendekati waktu makan besar agar anak tidak gampang merasa kenyang.

Mengatasi Makanan Baru Untuk Anak

Bunda jika buah hati bisa menerima satu jenis makanan, ada baiknya Bunda mengenalkan jenis makanan yang lain agar selera makan anak dapat bervariasi. Caranya;

  • Makanan baru harus dikenalkan secara tunggal, seperti wortel saja tanpa sayur yang lain.
  • Jangan mengenalkan makanan saat anak sakit seperti pilek, diare, atau penyakit lain.
  • Sajikan makanan sampai anak terbiasa dan dapat menerima makanan tersebut.
  • Biasanya anak akan lebih mudah menerima makanan baru jika mereka melihat orang tua makan makanan tersebut.
  • Ada kalanya si anak tidak mau menerima jenis makanan baru karena tidak suka rasa, tekstur, atau bau tertentu dari makanan tersebut. Hal yang dapat Bunda lakukan yaitu ;
  1. Bunda dapat memberi contoh dengan memakan makanan tersebut dahulu dan menunggu hingga anak penasaran untuk mencicipi.
  2. Tunggu bagaimana respon si anak, apakah mereka suka atau tidak.
  3. Jika makanan tersebut tidak dapat diterima, pasti anak akan memuntahkannya dan tidak mau memakannya lagi. Tetapi setidaknya anak menjadi tidak takut untuk mencoba jenis makanan baru.

Dan pastikan Bunda terus secara konsisten mengajak buah hati makan sesuai waktu makannya, jangan dibiasakan sambil mengajak bermain ya Bunda. Jadikan waktu makan berkualitas untuk mengajarkan anak disiplin. Pastikan Bunda jangan khawatir, karena anak akan memasuki masa sulit makan dan masa nafsu makannya naik.