Infertilitas (tidak subur) – ?adalah kegagalan dari pasangan suami istri untuk mengalami kehamilan setelah melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi selama satu tahun. (Sarwono,497)
Kehamilan terjadi dengan peluang 60% pasangan suami-istri berhubungan rutin tanpa alat kontrasepsi dalam waktu 6 bulan, 80 % dalam waktu 9 bulan, dan 90% dalam waktu 1 tahun.
Sepasang suami istri yang sudah melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi selama satu tahun tetapi belum mampu hamil dan melahirkan anak hidup disebut pasangan infertil atau pasangan tidak subur. Berarti pasangan tersebut mengalami masalah infertilitas (ketidaksuburan).
Banyak hal yang mempengaruhi terjadinya kegagalan dalam hubungan suami-istri untuk mencapai kehamilan.
Penyebab Infertilitas
Faktor – faktor yang dapat menyebabkan infertilitas adalah sebagai berikut :
- Faktor Hubungan Seksual
Faktor hubungan seksual yaitu frekuensi yang tidak teratur dalam melakukan hubungan seksual seperti terlalu sering atau terlalu jarang, gangguan fungsi seksual pria seperti disfungsi ereksi, ejakulasi dini yang berat, ejakulasi terhambat, ejakulasi retrograde (ejakulasi kearah kandung kencing), dan gangguan fungsi seksual wanita seperti dispareunia (sakit saat melakukan hubungan seksual) dan vaginismus.
- Faktor Infeksi
Faktor infeksi yaitu berupa infeksi pada sistem seksual dan reproduksi pria maupun wanita, contohnya seperti infeksi pada buah pelir dan infeksi pada rahim.
- Faktor Hormon
Faktor hormon dapat berupa gangguan fungsi hormon pada pria maupun wanita sehingga pembentukan sel spermatozoa dan sel telur menjadi terganggu.
- Faktor Fisik
Faktor fisik dapat berupa benturan atau temperatur atau tekanan pada buah pelir sehingga proses produksi spermatozoa terganggu.
- Faktor Psikis
Faktor psikis contohnya seperti stress yang berat sehingga mengganggu pembentukan sel spermatozoa dan sel telur.
Untuk menghindari terjadinya gangguan kesuburan pada pria maupun wanita, maka faktor-faktor penyebab tersebut harus dihindari. Tetapi kalau gangguan kesuburan telah terjadi, diperlukan pemeriksaan yang baik sebelum dapat ditentukan langkah pengobatannya.
Cara Mengatasi
Masalah infertilitas adalah masalah gangguan kesuburan antara sepasang suami istri. Gangguan kesuburan tersebut mungkin dapat diatasi, mungkin juga tidak dapat diatasi. Hal itu sangat tergantung kepada penyebabnya dan sejauh mana kesuburan telah terganggu.
Melakukan pemeriksaan untuk mencari penyebab terjadinya infertilitas adalah cara yang efektif, dan melakukan perbaikan sesuai dengan masalah yang terjadi menjadi solusi terbaik.
Cara pintas yang tersedia ialah inseminasi buatan dengan menggunakan sperma suami dan teknik bayi tabung. Inseminasi buatan dengan sperma suami dilakukan bila terjadi gangguan kualitas dan kuantitas sperma, gangguan dalam melakukan hubungan seksual sehingga sperma tidak dapat masuk ke vagina, dan gangguan mulut rahim sehingga sel spermatozoa gagal masuk ke dalam rahim.
Namun solusi bayi tabung juga memiliki angka kegagalan ya sahabat Bunda, menjadi pasangan yang saling mendukung dan sabar adalah kunci keberhasilan dalam seluruh upaya yang dilakukan.