Beranda Persalinan Ini 8 Penyebab Asi Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Ini 8 Penyebab Asi Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Pemberian ASI sangatlah penting bagi Si kecil di awal masa hidupnya, apalagi ASI memiliki peranan penting dalam pertumbuhan dan juga perkembangan. Sayangnya proses pemberian ASI tidak mudah untuk dilakukan, terkadang bunda akan menemui beberapa kendala. Salah satunya ASI yang tidak keluar segera setelah melahirkan. Lantas, apa sih hal yang menyebabkan ASI tidak keluar setelah melahirkan?. Untuk tahu jawabanya bunda bisa simak ulasanya berikut ini.

Stres Hingga Masalah Kesuburan

Hal yang melandasi kurangnya produksi ASI atau tidak keluarnya ASI disebabkan oleh gangguan pada produksi hormon prolaktin. Dimana hormon ini berperan penting dalam merangsang pembentukan ASI. Jika prolaktin terganggu, maka ASI tidak akan keluar pada waktu yang seharusnya. Berikut ini beberapa faktor yang dapat membuat ASI bunda tidak keluar setelah melahirkan, diantaranya:?

  • Stres atau kelelahan setelah melahirkan. Contohnya akibat persalinan yang berlangsung lama atau depresi postpartum.
  • Kebiasaan merokok atau mengonsumsi alkohol.
  • Paparan zat kimia seperti pestisida sejak kecil. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko terbentuknya jaringan payudara yang tidak mencukupi.?
  • Perdarahan setelah persalinan.
  • Mengidap kondisi medis tertentu, seperti gangguan tiroid, diabetes, anemia, atau retensio plasenta.
  • Efek samping obat-obatan, termasuk obat herbal.?
  • Cara menyusui yang keliru, contohnya peletakan bayi yang tidak kurang tepat pada putih ibu.
  • Masalah kesuburan, contohnya seperti PCOS (sindrom ovarium polikistik). Banyak pengidap PCOS yang juga memiliki jaringan payudara yang kurang berfungsi.?

Selain hal-hal di atas, mungkin terdapat beberapa penyebab atau faktor lainnya yang membuat ASI tidak keluar setelah melahirkan. Bunda harus berhati-hati, bayi yang kekurangan asupan ASI bisa mengalami beragam masalah kesehatan, lho. Oleh sebab itu, bila bunda mengalami masalah pada produksi ASI, segeralah tanyakan pada dokter ahli untuk mendapatkan saran atau penanganan yang tepat.??

Tips ASI Eksklusif

Seperti penjelasan di awal bunda, ASI memegang peranan penting pada perkembangan dan pertumbuhan bayi. Pemberian ASI secara eksklusif selama enam bulan, amat dianjurkan, sebab ASI mengandung nutrisi dan gizi yang bernilai tinggi untuk kesehatan bayi.?

Agar proses pemberian ASI eksklusif berhasil dan lancar, terdapat tips yang bisa bunda lakukan, seperti:?

  • Menyusu on demand (sesuka bayi) dan membangunkan bayi dengan membuka bedong tiap dua jam agar bayi terbangun dan menyusu.
  • Menyusu sesering mungkin minimal 8  12 kali sehari.?
  • Jangan memberikan minuman atau makanan lain selain ASI saat pemberian ASI eksklusif.?
  • Jangan memberikan dot atau empeng karena dapat mengakibatkan bingung puting.?
  • Pelajari teknik menyusui yang benar. Salah satunya, posisikan bayi dengan tepat pada payudara (hidung bayi menghadap ke puting), agar bayi dapat mengosongkan payudara ibu dengan optimal.
  • Evaluasi berat badan pada hari hari pertama kelahirannya. Bila penurunan berat badan terlalu banyak, dan proses menyusui masih sulit, cobalah memerah ASI. Meski hal ini seringkali sangat membantu, tapi bunda tetap harus berlatih menyusui melalui payudara.?

Bagaimana, tertarik untuk mencobanya bunda? Semoga tips diatas dapat membantu bunda ya.