Kesundulan, begitu masyarakat jawa menyebutnya bagi Bunda yang baru saja memiliki bayi dan masih dalam masa menyusui tetapi sudah hamil kembali. Terkadang hal ini juga membuat Ayah dan Bunda kaget karena hal ini diluar rencana.
Resiko Hamil Saat Masa Menyusui
Berdasarkan penelitian, kehamilan di bawah 12 bulan setelah melahirkan akan memiliki banyak resiko dibanding kehamilan yang direncanakan. Berikut resiko yang mungkin akan terjadi jika Bunda hamil di bawah 12 bulan, diantaranya :
- Risiko Bayi Tak Terurus
Bunda yang memiliki bayi harus sering bangun malam dan mengurus bayi. Dalam proses mengurus tersebut Bunda dan pasangan akan merasa lelah. Terlebih saat Bunda hamil Bunda akan mengalami mual muntah dan cepat lelah. Karena hal-hal tersebut, resiko tidak terurusnya anak secara maksimal akan terjadi. Sebaiknya Bunda mulai mendiskusikan untuk memanggil asisten untuk membantu mengurus bayi.
- Pemberian ASI Eksklusif Gagal
Saat hamil kembali, tubuh memproduksi hormon progesterone, sehingga hormon menyusui menurun. Selain itu, rangsangan isap bayi pada payudara mama dapat memicu kontraksi rahim, yang berbahaya bagi janin dalam kandungan.
- Bekas Operasi Meregang
Jika sebelumnya Bunda melahirkan melalui proses operasi Caesar, ketika hamil kembali dalam waktu berdekatan, maka bekas sayatan operasi berisiko terbuka dan rahim robek karena perkembangan kantong kehamilan. Saat kantong kehamilan menempel di dekat bekas jahitan, kantong kehamilan yang bertumbuh dapat mendesak luka, hingga terjadi robekan. Ini berisiko mengakibatkan perdarahan.
- Plasenta Previa
Pada kehamilan dengan jarak terlalu dekat, resiko terjadi plasenta previa (plasenta menempel di bagian bawah dinding rahim, menutup sebagian atau seluruh leher rahim) menjadi lebih tinggi. Ini disebabkan karena dinding rahim belum pulih benar dari kehamilan dan persalinan sebelumnya, sehingga nidasi atau penempelan hasil konsepsi terjadi pada bagian rahim yang tidak tepat (di segmen bawah). Risiko ini terutama dialami oleh wanita yang melahirkan secara Caesar. Plasenta previa dapat menyebabkan perdarahan dalam kehamilan.
- Kehidupan Seksual Terganggu
Tentunya, hamil kembali setelah melahirkan berdampak pada kehidupan seksual Bunda dengan pasangan. Bukan karena kualitas organ seksual yang menurun, tetapi lebih disebabkan oleh pasangan yang sedang beradaptasi dengan kehamilan.
Tips Kehamilan Dalam Masa Menyusui
Hal perlu Bunda lakukan adalah menerima kehamilan saat ini dengan bahagia, dan bekerjasama dengan pasangan dalam menjalani kehamilan dan menjaga sang buah hati. Berikut yang dapat Bunda lakukan :
- Lakukan segera adaptasi fisik, agar tak banyak keluhan dan komplikasi kehamilan yang memicu berat badan janin kurang.
- Persiapkan kondisi psikologis. Hal ini penting dilakukan karena morning sickness, muntah-muntah, juga dapat dipicu kondisi stres.
- Istirahat cukup dengan mengupayakan support system seperti pasangan, saudara, teman, atau pengasuh untuk membantu merawat bayi yang masih kecil.
- Segera periksakan kehamilan ke pusat kesehatan agar terdeteksi jika terdapat gangguan.